Penulisan artikel ini didasari dengan pengalaman oleh penulis sendiri.
Penulis menulis artikel ini karena seringnya mengalami yang namanya tertusuk paku sepanjang perjalanan hidup penulis.
Kaki yang tertusuk paku bukan main-main sakitnya. Penulis sendiri sudah merasakan sakitnya tertusuk paku selama lebih satu bulan dan bahkan tidak bisa berjalan. Bukan hanya satu kali saja penulis sudah merasakan sakitnya tertusuk paku, akan tetapi yang paling lama dirasakan sakitnya adalah satu bulan lebih.
Kaki yang baru tertusuk paku tidak langsung terasa sakit, akan tetapi sakit akan dirasakan setelah lewat satu malam
Untuk mengobati kaki yang sudah tertusuk paku, bisa dilakukan sebagai berikut:
1. Usahakan kaki yang sudah tertusuk paku dipukul-pukul agar darah dan karatan paku bisa keluar dari dalam.
(Pengetahuan dari ibu penulis).
(Pengetahuan dari ibu penulis).
2. Setelah selesai dilakukan nomor 1 diatas, maka siapkan bawang merah, bawang putih, minyak kelapa/masak.
(pengetahuan diadapatkan dari orang Philipin Solo).
(pengetahuan diadapatkan dari orang Philipin Solo).
Tumbuk bahan-bahan tersebut (bahasa Bugis: gammi'i).
Kemudian panaskan diatas api. Tidak perlu menggunakan kuali seperti menggoreng makanan tapi cukup menggunakan sendok makan saja.
Setelah dianggap sudah panas, tempelkan pada luka kaki yang sudah tertusuk paku. Usahakan luka tersebut merasakan sedikit panasnya agar luka tersebut bisa terbuka dan darah yang ada didalam bisa keluar.
Setelah itu, balut luka denga menggunakan plastik. Jangan menggunakan kain karena kain mempercepat minyak jadi kering. Untuk menghindari minyak cepat kering, makai ada baiknya menggunakan plastik.
Lamanya balutan bisa sampai satu malam atau lebih.
Saran: Usahakan rajin mengeluarkan darahnya yang kotor agar tidak tinggal didalamnya yang bisa menjadi penyebab kesakitan.